Lembaga Adat Melayu dan Polda Kepri Sepakat Jaga Keamanan di Rempang, Ajak Warga Utamakan Dialog

Date:

Lembaga Adat Melayu dan Polda Kepri Sepakat Jaga Keamanan di Rempang, Ajak Warga Utamakan Dialog

Batam, – Kapolda Kepri Irjen Pol Tabana Bangun dan pengurus dari Lembaga Adat Melayu (LAM) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) bersatu dalam upaya menjaga keamanan di Pulau Rempang dan mengajak warga Batam untuk berdialog.

Dalam pertemuan tersebut, Kapolda Kepri Irjen Tabana Bangun mengucapkan terima kasih atas kunjungan LAM ke Polda Kepri sebagai kesempatan berharga untuk pertukaran pengetahuan dan menjalin kerjasama yang erat dengan aparat kepolisian.

Tabana menegaskan bahwa kepolisian fokus pada sektor keamanan dalam pembangunan yang dikelola oleh BP Batam dan instansi terkait.

“Untuk pembangunan yang dikelola BP Batam dan diiringi oleh instansi terkait, kami dari kepolisian hanya memfokuskan peran kami pada sektor keamanan,” kata Tabana kepada wartawan dikutip Rabu (13/9/2023).

Ia juga meminta maaf atas penggunaan gas air mata di Kantor LAM Provinsi Kepri. Meski demikian, anggota kepolisian telah mendapatkan pelatihan rinci mengenai penggunaan gas air mata dan penggunaannya sebagai tindakan pertahanan saat dihadapi dengan serangan fisik.

“Namun, ketika dihadapi dengan serangan fisik seperti lemparan-lemparan batu kami terpaksa menggunakan gas air mata sebagai tindakan pertahanan,” ucapnya.

Kabidhumas Polda Kepri, Kombes. Pol. Zahwani Pandra Arsyad menambahkan, tujuan pertemuan adalah untuk memberikan pesan ketenangan kepada masyarakat dan mengundang mereka untuk mendengarkan dengan seksama apa yang akan disampaikan oleh LAM.

Sekretaris Umum LAM Provinsi Kepri, Dato Wira H. Raja Alhafiz, mengucapkan terima kasih atas sambutan dari Kapolda Kepri. Mereka memiliki tujuan utama, yaitu memastikan keamanan dan perlindungan masyarakat, serta menyelesaikan masalah di Pulau Rempang Galang melalui pendekatan damai dan musyawarah. Dalam spirit dialog, mereka ingin mencapai kesepahaman yang bermanfaat untuk semua pihak.

“Kami bersama dengan Kapolda Kepulauan Riau, telah sepakat untuk menjadikan masa depan lebih baik dengan menghindari insiden seperti demo yang meresahkan masyarakat dan mengganggu ketertiban,” ujarnya.

Dato Wira H. Raja Alhafiz mengajak pihak keamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk bersama-sama dalam musyawarah dan dialog guna menjaga keamanan dan ketertiban.

Dato Wira menekankan bahwa Suku Melayu identik dengan Islam, yang mengajarkan damai. Dia menegaskan bahwa mereka akan hadir untuk melakukan dialog yang bertujuan untuk menjaga keamanan dan ketertiban bersama, sehingga tidak akan ada lagi demo yang meresahkan masyarakat, terutama di Kota Batam dan kepulauan sekitarnya.

“Kami percaya bahwa demo bukanlah jalan yang menguntungkan, tetapi justru merugikan kita semua. Oleh karena itu, kami mengajak pihak keamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk duduk bersama dalam sebuah musyawarah dan dialog,” pungkasnya.

Dalam pertemuan tersebut, hadir Wakapolda Kepri, Pejabat Utama Polda Kepri, Sekretaris Umum LAM Provinsi Kepri Dato Wira H. Raja Alhafiz, Ketua 1 Dato Wira Endi Maulida, Ketua 2 Wira Dr. H. Atmadinata M, Ketua 3 Dato Wira Zamzami A. Karim, Dato Wira Dr. Dra. Syarifah Normawati Hamid, Dato Wira Hj. Riawina, Dato Wira Ananda Octa Pratama dan sejumlah orang lainnya.

The post Lembaga Adat Melayu dan Polda Kepri Sepakat Jaga Keamanan di Rempang, Ajak Warga Utamakan Dialog appeared first on Sapulidi.

from Sapulidi https://ift.tt/G1KZuHy
https://ift.tt/O6wzVsM
via Pakar SEO

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

ETLE Berhasil Baik, Pemprov DKI dan KSP Apresiasi Dirlantas Polda Metro Jaya

ETLE Berhasil Baik, Pemprov DKI dan KSP Apresiasi Dirlantas Polda Metro Jaya Penerapan sistem Electronic Traffic Law Enforcement ( ETLE ) di Jakarta terus menunjukkan perkembangan pesat di bawah kepemimpinan Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin. Sejak awal 2025, tilang manual resmi digantikan sepenuhnya oleh ETLE sebagai langkah memperkuat transparansi, akuntabilitas, dan efektivitas penegakan […]

Imbauan Polda Metro Jaya usai Kebakaran Gedung Terra Drone yang Tewaskan 22 Orang

Imbauan Polda Metro Jaya usai Kebakaran Gedung Terra Drone yang Tewaskan 22 Orang Kondisi Gedung Terra Drone di Kemayoran, Jakarta Pusat pada Rabu (10/12/2025), setelah hangus terbakar pada Selasa (9/12/2025). (Sumber: ANTARA/Khaerul Izan) Kepala Sub Bidang Penerangan Masyarakat (Penmas) Polda Metro Jaya AKBP Reonald Simanjuntak menyampaikan imbauan kepada masyarakat usai terjadinya kebakaran Gedung Terra Drone di Cempaka Baru, Kemayoran, […]

Polda Metro Jaya Turunkan Tim Psikolog untuk Dampingi Keluarga Korban Kebakaran Ruko Terra Drone

Polda Metro Jaya Turunkan Tim Psikolog untuk Dampingi Keluarga Korban Kebakaran Ruko Terra Drone Keluarga kerabat korban menangis saat menunggu proses evakuasi jenazah korban kebakaran gedung di kawasan Cempaka Baru, Jakarta Pusat, Selasa (9/12/2025). Sebanyak 22 korban yang merupakan karyawan di Gedung Terra Drone tersebut meninggal dunia akibat insiden kebakaran yang terdiri dari 15 orang […]

Amankan Aksi Unjuk Rasa, Polda Metro Jaya Terjunkan 6.403 Personel Gabungan

Amankan Aksi Unjuk Rasa, Polda Metro Jaya Terjunkan 6.403 Personel Gabungan   .(Dok Humas Polri) Polda Metro Jaya mengerahkan total 6.403 personel gabungan untuk mengamankan dan melayani rangkaian kegiatan unjuk rasa yang berlangsung di sejumlah titik Ibu Kota pada Rabu (10/12). Personel gabungan ini berasal dari Polda Metro Jaya, Polres jajaran, Mabes Polri, serta unsur […]